“Pengasuhan adalah tanggung jawab bersama. Ayah harus terlibat, mendampingi, dan hadir di setiap fase pertumbuhan anak dari balita hingga remaja dan dewasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, GATI juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam menurunkan angka stunting, memperkuat ketahanan keluarga, serta membentuk generasi muda yang berkarakter dan cerdas.
“Peluncuran gerakan ini akan dikemas dalam berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, seperti diskusi publik, workshop parenting untuk ayah, pelatihan remaja pria, serta kampanye pengasuhan kolaboratif bersama komunitas ayah,” tambahnya.
DP2KBP3A optimistis, melalui GATI akan lahir lebih banyak ayah teladan yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan emosional dan moral bagi anak-anaknya.
“Ini adalah investasi masa depan bangsa. Anak-anak yang tumbuh dengan figur ayah yang positif akan menjadi generasi penerus yang kuat, berintegritas, dan mampu membangun Indonesia yang lebih baik,” tutupnya. (bam/d)






