KOTA SUKABUMI

DP2KBP3A Kota Sukabumi Siapkan Peluncuran GATI

×

DP2KBP3A Kota Sukabumi Siapkan Peluncuran GATI

Sebarkan artikel ini
PELAYANAN: Kondisi Kantor DP2KBP3A Kota Sukabumi saat keadaan lenggang, belum lama ini.(FT: IST)
PELAYANAN: Kondisi Kantor DP2KBP3A Kota Sukabumi saat keadaan lenggang, belum lama ini.(FT: IST)

SUKABUMI – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Sukabumi, tengah mempersiapkan peluncuran sebuah program strategis bertajuk Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Hal itu, sebagai upaya menguatkan peran ayah dalam pengasuhan anak dan pembentukan keluarga yang sehat dan sejahtera.

Plt Sekretaris DP2KBP3A Kota Sukabumi, dr. Wiwi menjelaskan, GATI merupakan bagian dari inisiatif nasional yang digulirkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), yang kini diimplementasikan di daerah.

Bank bjb Tandamata

“Gerakan ini bertujuan untuk mendorong para ayah, termasuk remaja pria sebagai calon ayah masa depan, agar lebih peduli dan aktif terlibat dalam pengasuhan anak. Peran ayah sangat penting dalam membangun komunikasi, mencegah stunting, serta membentuk pola asuh yang sehat dan positif,” jelas Wiwi kepada wartawan, Rabu (21/5/2025).

Saat ini, DP2KBP3A tengah mematangkan konsep pelaksanaan GATI yang direncanakan akan diluncurkan secara resmi pada Juni 2025. Berbagai pihak seperti tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan komunitas ayah dan remaja akan diajak terlibat aktif dalam menyukseskan gerakan ini.

“Ini bukan gerakan simbolik. Kami ingin GATI menjadi gerakan yang hidup dan memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam membentuk ayah-ayah yang hadir secara utuh dalam keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi menekankan, GATI merupakan respons terhadap fenomena fatherless, yaitu kondisi minimnya keterlibatan ayah dalam kehidupan anak, baik secara fisik maupun emosional.

“Anak-anak yang tumbuh tanpa kehadiran ayah secara psikologis cenderung memiliki masalah emosional, rendah kepercayaan diri, dan rentan terhadap perilaku menyimpang. GATI hadir sebagai jawaban untuk mencegah kondisi tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, ayah memiliki peran yang tak kalah penting dari ibu. Ia bukan hanya mencari nafkah, tetapi juga figur pemberi rasa aman, nilai-nilai moral, dan pendidik emosional bagi anak-anaknya.