“Masyarakat bisa mengadukan terkait kondisi pohon di Kota Sukabumi. Bahkan, bisa memotret pohon yang diadukannya. Selain itu, operator bisa tepat dan cepat mendatangi pohon yang dikeluhkan. Sebab, telah dilengkapi GPS track.
Sehingga, tidak akan kebingungan dalam mencari lokasi pohon. Termasuk ada panggilan darurat yang bebas pulsa. Intinya kita buat semudah mungkin,” akunya.
Disamping itu, Penjabat Seketaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Saleh Makbullah mengapresiasi diluncurkannya aplikasi KPT Bandros ini. Menurut dia, hal tersebut merupakan terobosan yang baik dalam mengakomodiri kejadian pohon tumbang akibat angin kencang.
“Kita patut bersyukur, responsifnya DLH melalui aplikasi ini, semoga dengan adanya ini dapat meminimalisir pohon tumbang,” pungkasnya.
(cr17/t)



