“Misalkan untuk bulan ini hanya beberapa orang saja. Nah bulan depannya bagian yang di rumahkan tadi bisa masuk kerja lagi. Sebulan kerja sebulan engga, kalau kebijakan itu bisa lebih manusiawi,” jelasnya.
Apung berharap bahwa TKS yang dirumahkan itu tidak secara permanen tapi mereka bisa bekerja kembali disaat normal.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman mengaku dirinya terpaksa merumahkan sekitar 120 TKS yang ada dilingkungan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.
“Terhitung mulai 1 Juni, kami merumahkan 120 TKS yang ada di Dinas Perghubungan, kebijakan ini diambil setelah melakuka evaluasi anggaran,” ujarnya.
Dirumahkannya para TKS tesebut, sebut Abdul, tentunya bakal berdampak terhadap optimalisasi kinerja dan pelayanan.
Meski begitu, dirinya memyatakan siap langsung turun kelapangan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
“Tentunya pasti berdampak, karena memang keterbatan personil dari TKS membantu mewujudkan pelayanan yang optimal, seperti pengawasan lalin, perbaikan pju yang rusak, perbaikan drainase yang tersumbat dan lainnya, saat ini kami akan mengoptimalkan SDM yang ada,”katanya. (Bal)






