KOTA SUKABUMI

Calon Dirut PDAM Masih Digodok

×

Calon Dirut PDAM Masih Digodok

Sebarkan artikel ini
Lokasi kantor PDAM Kota Sukabumi yang terletak di Jalan Bhayangkara terlihat sepi. IST

CIKOLE –  Proses penentun Diretur Utama Parusahaan Daerah Air Minum Tirta Bumi Wibawa (PDAM TBW) Kota Sukabumi hingga kini masih dalam tahap pengkajian.

Walikota Sukabumi, selaku pemilik perusahaan plat merah ini masih melakukan klarifikasi dan pendalaman informasi terhadap lima calon yang direkomendasikan tim seleksi.

Bank bjb Tandamata

Informasi yang di himpun Radar Sukabumi, dari sepuluh peserta calon Dirut PDAM yang mendaftar, diantaranya lima peserta direkomendasikan oleh tim seleksi kepada Walikota Sukabumi. Abdul Kholik Padjawani, Ahmad Ridwan, A Idun Suwarna, Dedi Setiadi dan Jumali.

Kepada Radar Sukabumi, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengaku masih terus melakukan klarifikasi terhadap tiga peserta yang berasal dari daerah luar Kota Sukabumi. Selain itu, pihaknya masih melakukan kajian terhdap lima peserta calon Dirut PDAM TBW Kota Sukabumi.

“Soal PDAM ini, kita tidak ingin terjebak pada hal yang sifatnya sementara. Artinya, persoalan PDAM adalah pemasalahan teknis. Jadi, putera daerah dan peserta dari luar sama-sama bepeluang.

Asalkan, memiliki kemampuan manajerial dan teknis,” ungkap Fahmi kepada Radar Sukabumi, kemarin (10/5).

Dihubungi terpisah, pengamat kebijakan publik, Asep Deni menilai, melihat proses dan tahapan seleksi yang sesuai prosedur telah dilaksanakan, sebaiknya pimpinan daerah segera menetapkan Dirut definitif.

Soalnya, disisi lain sudah cukup lama pasca seleksi terbuka, keberadaan Dirut definitif agar bisa mengambil keputusan strategis untuk pengembangan perusahaan plat merah ini.

“Dirut PDAM yang saat ini dijabat oleh pelaksana tugas memang tidak bisa begitu leluasa mengambil keputusan strategis, padahal kita semua tahu cukup banyak pekerjaan rumah perusahaan daerah ini.

Maka dari itu, saya berpendapat walikota bersama wakil walikota segera mendefinitifkan. Karena pilihan apapun, mau tidak mau pasti terjadi pro kontra asalkan pemilihan Dirut ini tidak dikaitkan dengan politik,” pungkasnya. (upi/d)