CIBEUREUM– Pasca bencana angin puting beliung beberapa waktu lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, melakukan monitoring warga yang terdampak di Kecamatan Cibeureum, Senin (5/2).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat menjelaskan, kegiatan monitoring dilakukan untuk memantau kondisi pemulihan bencana yang akan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).
“Saat ini kami kembali melakukan monitoring lapangan untuk mengecek perkembangan warga yang terdampak puting beliung,” jelas Novian kepada wartawan, Senin (5/2).
Lanjut Novian, informasi yang diperoleh dari survei lapangan yang dilakukan tim DPUTR pada Rabu kemarin, diketahui bahwa telah diinventarisir kebutuhan untuk pemulihan rumah warga yang terdampak.
“Kami juga memastikan kondisi lapangan dan mencari informasi dengan berkoordinasi dengan pihak kecamatan,” ujarnya.
Novian menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Sukabumi untuk tetap waspada dalam segala aktivitas di cuaca ekstrim.
“Mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga lingkungan dan keamanan diri dari segala kemungkinan bencana yang dapat terjadi,” cetusnya.
Terlebih, lanjut Novian, potensi bencana alam hampir merata di Kota Sukabumi. Sebab itu, warga khususnya yang memiliki rumah di bantaran sungai dan berdekatan dengan tebing agar meningkatkan kewaspadaan.
“Apalagi saat turun huja sering terjadi banjir dan longsor, karena itu kami terus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada,” pungkasnya. (Bam)






