KESEHATAN

Sering Konsumsi Makanan Pedas, Amankah?

×

Sering Konsumsi Makanan Pedas, Amankah?

Sebarkan artikel ini

Dari situlah sensasi pedas muncul. Reseptor saraf ini menyampaikan isyarat ke otak yang mengatakan bahwa sesuatu yang pedas telah dimakan. Kemudian otak merespon sinyal ini dengan menaikkan denyut jantung, meningkatkan pengeluaran keringat, dan melepaskan hormon endorfin (hormon yang memberi rasa tenang).

Ragam kuliner pedas kini menjadi tren yang sangat digemari masyarakat. Ternyata makanan pedas juga memiliki nilai tambah atau manfaat. Dalam beberapa penelitian menyebutkan bahwa makanan pedas dapat memberi efek termogenik dalam tubuh yang mengakibatkan pembakaran kalori lebih tinggi.

Bank bjb Tandamata

Selain itu dalam cabai sendiri terkandung zat yang berfungsi sebagai anti kanker, antioksidan, dan anti radang (baik untuk penderita radang sendi). Manfaat lain yaitu dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan kesehatan jantung, dan mengurangi stess.

Adapun bila kita mengonsumsi cabai atau makanan pedas terlalu banyak atau sering dapat mengakibatkan iritasi pada lidah, hingga menyebabkan kemampuan lidah dalam mengecap rasa bisa berkurang.

Selain itu bila kita berlebihan dalam mengonsumsi makanan pedas, bisa mengakibatkan asam lambung naik yang membuat perut kita merasa tidak nyaman. Akibat lain, lapisan pelindung pada lambung menjadi berkurang yang dapat membuat kita rentan terhadap infeksi.

Tentu saja kita tidak ingin hal tersebut terjadi pada diri kita. Untuk itu bijaklah dalam mengonsumsi makanan atau camilan. Mengonsumsi makanan pedas boleh saja. Namun tidak lupa perhatikan jumlah dan frekuensinya. Tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sering.