RS Betha Medika

Beragam Jenis Limbah Medis dan Potensi Bahayanya

Riska Yuliana,S.Kep.Ners
Perawat Pencegah Infeksi RS Betha Medika

Rumah sakit adalah tempat pelayanan kesehatan yang dirancang, dioperasikan dan dipelihara dengan sangat memperhatikan aspek kebersihan bangunan dan halaman, baik fisik, sampah, limbah cair, air bersih dan serangga/binatang pengganggu. Namun menciptakan kebersihan di rumah sakit merupakan upaya yang cukup sulit dan bersifat kompleks, yang salah satunya adalah terkait dengan limbah rumah sakit.

Limbah (menurut PP No.12,1995) adalah bahan sisa suatu kegiatan dan atau proses produksi. Sedangkan limbah rumah sakit adalah semua limbah yang dihasilkan oleh seluruh kegiatan rumah sakit.

Banyak kuman yang menghantui kita ketika memasuki area rumah sakit, terutama terkait dengan pembuangan limbah. Baik yang kontak langung dengan limbah atau yang menghirup udara tercemar.   Limbah di rumah sakit merupakan sumber penularan penyakit, yang dapat mengancam lingkungan sehingga  mengganggu nilai  estetika dan menyebabkan infeksi di rumah sakit.

Menurut WHO (Pengelolaan Aman Limbah Layanan Kesehatan,EGC,Jakarta) beberapa jenis limbah rumah sakit dapat membawa resiko yang lebih besar terhadap kesehatan. Seperti diare, infeksi kulit, demam berdarah sampai hepatitis A,B dan C.

Ada beberapa jenis limbah yang ada di rumah sakit yaitu limbah medis dan non medis. Limbah medis adalah limbah yang dianggap mengandung bahan patogen seperti bakteri, virus yang dapat menimbulkan penyakit yang berasal dari kegiatan yang berhubungan dengan pasien, baik yang berobat jalan maupun yang dirawat inap.

Adapun yang termasuk kedalam limbah medis adalah kapas, kassa, verban, sarung tangan, masker, selang infus, pampers dan semua sampah yang terkontaminasi darah dan cairan tubuh pasien. Sedangkan yang termasuk limbah benda tajam antara lain jarum suntik, pisau cukur, silet, pecahan ampul, sampah yang memiliki permukan/ujung yng tajam.

Tujuan pengelolaan limbah benda tajam agar benda tajam yang dihasilkan oleh rumah sakit maupun layanan kesehatan lainnya dapat tertangani dengan baik dan tidak menimbulkan cedera bagi karyawan, petugas kesehatan, pengunjung dan masyarakat sekitar.

Limbah non medis  adalah limbah yang dihasilkan kegiatan RS diluar medis biasanya berasal dari kegiatan perkantoran, halaman, dapur dan taman. Adapun yang termasuk dengan limbah non medis adalah kertas, plastik, kaleng, sisa makanan atau sampah yang tidak terkontaminasi darah dan cairan tubuh.

Agar kita mudah untuk melakukan pemilahannya, sampah di rumah sakit dibedakan dengan menyediakan wadah yang sesuai dan dilapisi dengan plastik yang berbeda, antara lain hitam untuk non medis  dan kuning untuk tempah sampah medis.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan petugas, pengunjung rawat inap ataupun rawat jalan dalam melakukan pembuangan limbahnya.

Pengelolaan limbah rumah sakit adalah bagian dari kegiatan penyehatan lingkungan di rumah sakit yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari bahaya pencemaran lingkungan yang bersumber dari limbah rumah sakit.

Unsur-unsur yang terkait dengan penyelenggaraan kegiatan pelayanan rumah sakit (termasuk pengelolaan limbahnya), yaitu : pemrakarsa dan penanggung jawab rumah sakit, para ahli, pakar dan lembaga yang dapat memberikan saran-saran, para pengusaha dan swasta yang dapat menyediakan sarana dan fasilitas yang diperlukan

Pada saat ini RS Betha medika sendiri untuk pengelolaan limbahnya sudah  bekerjasama dengan pihak ketiga/lembaga yang berizin.

Semoga Bermanfaat, Jangan lupa untuk share informasi ini kepada teman dan kerabat yaaa

Salam semakin sehat dari kami keluarga besar RS Betha Medika

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *