Wisata di Palabuhanratu Ditutup, Kondisi Pantai Sepi Pengunjung

  • Whatsapp
SEPI : Kondisi sejumlah objek wisata pesisir Pantai Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Objek wisata kawasan pesisir pantai Selatan Kabupaten Sukabumi, yang biasanya ramai oleh wisatawan lokal maupun luar daerah, pasca resmi ditutup kini kondisinya sepi pengunjung.

Pantauan Radar Sukabumi, mulai dari pesisir pantai Citepus Istana Presiden, Citepus RTH Bale Desa, Citepus Muara, Citepus Kebon Kalapa, Istiqomah, Pantai Karangnaya terpantau sepi pengunjung. Meski jalana menuju objek wisata Palabuhanratu ramai lancar di setiap titik penyekatan.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani mengatakan, dua hari libur lebaran memang tidak dipungkiri kondisi objek wisata di kawasan UGG Ciletuh Palabuhanratu ramai pengunjung.

“Kondisi seperti ini sudah susah, karena masyarakat kita tidak nurut sementara petugas kita terbatas. Tetapi yang penting masyarakat tetap waspada dan tetap menggunakan prokes, bisa menjaga dan mengamankan dirinya, jangan sampai mengandalkan petugas, karena petugas terbatas,” ujarnya.

Menurut dia, dari Dinas Pariwisata melihat kondisi banyaknya pengunjung itu malah bagus, karena meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun di sisi lain, pencegahan Covid-19 nya tidak bisa maksimal dari gugus tugas, karena memang ada keterbatasan dari pada petugas.

“Kami dari jauh jauh hari telah mengimbau kepada para pedagang juga untuk selalu menerapkan prokes Covid 19 selama melakukan aktivitasnya. Tetap melaksanakan prokes, makai masker, jaga jarak, cuci tangan,” paparnya.

Selain itu, pihaknya dalam membantu para petugas di lapangan mengaku ada keterbatasan petugas untuk di tempatkan di setiap titik objek wisata. Namun dirinya juga menegaskan, sudah berkordinasi dengan pengelola untuk selalu mengingatkan pengunjung tentang prokes.

“Kita sudah tugaskan kepada pengelola titik destinasi untuk mengingatkan pengunjung tetang prokes dan untuk di tempat yang di kelola oleh pemda. Artinya kita sudah ingatkan para petugas agar memberikan pemahaman kepada masyarakat yang berkunjung untuk tetap menerapkan prokes,” tandasnya.

Di sisi lain, sampai saat ini tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) menjaga ketat setiap pos penyekatan. Terutama yang masuk ke kawsan wisata Palabuhanratu.

Bahkan di simpang Gunungbutak ditutup total oleh petugas gabungan, sehingga pengendara baik motor maupun mobil terpaksa harus putar arah.(cr1/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *