SUKABUMI – Puluhan hekatare lahan pertanian warga di Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, terancam gagal panen. Ini terjadi karena saluran irigasi Leuwi Loa yang berada di wilayah Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, rusak setelah diterjang banjir bandang pada beberapa tahun lalu.
Salah seorang warga Kampung Kutamaneuh, RT 23/RW 11, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Muhammad Vikri (37) kepada Radar Sukabumi mengatakan, untuk mengantisipasi ancaman gagal panen tersebut, belasan warga yang mayoritas para petani telah melakukan kerja bakti untuk memperbaiki saluran irigasi yang rusak akibat bencana alam.
“Itu irigasi atau bendungannya jebol ada sekitar 2 tahun lalu,” kata Vikri kepada Radar Sukabumi pada Minggu (11/08).
Warga terpaksa melakukan gotong royong untuk memperbaiki bendungan tersebut dengan peralatan seadanya. Lantaran, jika tidak segera diperbaiki. Maka, dikhawatirkan dapat mengancam gagal panen. Khususnya, untuk lahan pesawahan warga.
“Keberadaan bendungan atau irigasi di Leuwi Loa itu, sangat dibutuhkan warga. Karena, airnya untuk mengairi lahan pertanian warga sekitar 50 hektare di Kampung Kutamaneuh, Kampung Babakan, dan Kampung Ciburial,” tukasnya.
Selain untuk mengairi lahan pertanian, sambung Vikri, air dari bendungan tersebut juga kerap dimanfaatkan warga untuk mengairi kolam ikan milik warga sekitar.
“Lokasi bendugan yang jebol itu, berada di atas sungai. Iya, jadi kalau tidak kami bendung. Maka, airnya tidak bisa mengalir ke saluran irigasi untuk didistribusikan ke pertanian warga,” tukasnya.
Pihaknya mengaku, bahwa para petani sudah berupaya meminta bantuan kepada pemerintah Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, untuk membangun kembali bendungan yang rusak tersebut. Namun, hingga saat ini belum terealisasi.
“Kalau tidak diperbaiki, dampaknya akan gagal panen sudah jelas merugikan warga dan petani. Ini kurang lebih sudah ada 2 tahun ya, terus-terus aja gitu kerja bakti, warga berupaya membuat bendungan dari bambu dan bilik dengan panjang kira-kira 20 sampai 30 meteran,” tukasnya.






