Agar kejadian serupa tidak terjadi dikemudian hari, Habib Alwi Al Gadri berharap dan meminta kepada masyarakat agar lebih cerdas bermedia sosial, karena memang media sosial ini bisa membuat sesuatu yang ambigu, dan butuh penapsiran yang baik.
“Kami berharap masyarakatt bisa cerdas bermedia sosial terutama ada berita berita tertentu atau fitnah fitnah atau hal hal yang tidak sesuai dengan yang sudah kita terima mohon di tabayunkan kepada kami pada alim ulama kalau itu bersangkutan dengan masalah agama,” paparnya.
Sementara itu Kepala Bagian Operasional Satreskrim Polres Sukabumi, Ruskan Hermawan mengungkapkan, kedatangan sejumlah perwakilan tokoh agama, masyarakat ke mako Satreskrim polres Sukabumi dalam rangka mempertanyakan beberapa perkara yang telah di adukan tersebut.
“Iya para kiai itu menanyakan ke perkaranya yang telah diadukan, dan kita sudah menindaklanjutinya baik termasuk beberapa akun medsos yang dilaporkan,” timpalnya.
“Yang dilaporkan itu, pelakunya membuat itu di medsos, artinya mesti dalam penyelidikan, masih penyelidikan ada berapa laporan hari ini ada masuk, semua kita tindak lanjuti,” tandasnya. (Ndi)






