Sejumlah Tokoh Agama, Ormas Islam dan Masyarakat Sukabumi Laporkan Akun Yang Diduga Tebar Fitnah Terhadap Ulama

Tokoh Agama Sukabumi Kunjungi Satreskrim
Perwakilan ormas Islam dan tokoh masyarakat, akan membuat laporkan beberapa akun media sosial ke Satreskrim Polres Sukabumi.

PALABUHANRATU – Sejumlah perwakilan ormas Islam dan tokoh masyarakat, laporkan beberapa akun media sosial terkait postingannya yang diduga melakukan penistaan agama ataupun pencemaran nama baik yang membahayakan berpotensi menimbulkan fitnah.

Hal itu diungkapkan salah satu tokoh agama yang mendampingi yakni Habib Alwi bin Al-Gadri kepada awak media seusai membuat pelaporan ke Satreskrim Polres Sukabumi, kedatangannya bersama sejumlah perwakilan dari ormas dan tokoh masyarakat dalam rangka melaporkan beberapa kasus termasuk salah satunya penistaan agama atau pun pencemaran nama baik.

Bacaan Lainnya

“Dan juga ini yang sudah kita lihat ini memang ini sangat membahayakan, kita sudah sama sama pahami banyak kasus kasus atau pemikiran yang sudah akan menyerang dari pada kebudayaan kita, baik secara agama atau pun sejarah,” ujarnya.

“Salah satunya mereka tidak sedikit ingin merubah sejarah kita dengan beberapa fitnah fitnah yang ada, bahkan juga mempersekusi beberapa ulama ulama kita,” imbuhnya.

Adapun sebelum membuat laporan, kata Habib Alwi Al Gadri berawal dari beberapa dari akun media sosial melakukan postingan postingannya yang setelah melihat ada unsur ke sengajaan, meskipun postingan yang dilakukan beberapa akun tersebut merupakan repost.

“Jadi bukan unsur tidak sengajaan , meskipun itu ada repost ulang atau pun postingan pribadi, kita melihat ini ada unsur kesengajaan dan ini bisa menimbulkan kemarahan umat, banyak yang mencintai para habaib sebagai juriahnya nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

“Memang ini sudah kita pahami dan sudah diterapkan di masyarakat Indonesia yang berpaham al sunah wal jamaah, kita menyakini bahwasanya para habaiib ini adalah anak cucunya nabi muhammad dan ini tidak bisa di toleril,” sambungnya.

Masih kata Habib Alwi Al Gadri, untuk yang dilaporkan sendiri saat ini ada 3 orang pemilik akun media sosial, namun jika ditotal terdapat 4 akun media sosial berbeda yang melakukan hal yang sama yakni memposting dugaan penistaan agama atau pun pencemaran nama baik.

“Kedepannya saya harapkan orang orang seperti ini baik mereka yang sudah melakukan penistaan terhadap ulama, kiayi atau habaib atau tokoh tokoh mana pun, saya harapkan untuk di hukum secara undang undang yang sesuai yang ada di negara republik Indonesia,” harapnya.

Dengan adanya pelaporan tersebut, Habib Alwi Al Gadri juga berharap kepada masyarakat dan pihak kepolisian dapat meredam isu isu yang beredar, karena adanya postingan postingan tersebut masyarakat sempat menjadi resah.

“Apa lagi mereka masyarakat para pecinta habaib, duriahnya nabi muhammad, mereka juga bahkan mengatakan kalau seandainya mereka tidak ditindak secara aturan, dikhawatirkan akan melakukan sesuatu hal diluar hukum,” terangnya.

“Ini yang tidak kami harapkan, dengan kami melaksanakan pelaporan ini justru meredam masyarakat untuk berbuat secara di luar hukum tadi,” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *