KABUPATEN SUKABUMI

Rumpun Bambu di Cibadak Tumbang, Tutup Jalan dan Rusak Jaringan Listrik

×

Rumpun Bambu di Cibadak Tumbang, Tutup Jalan dan Rusak Jaringan Listrik

Sebarkan artikel ini
DIEVAKUASI: Warga dan petugas gabungan saat gotong royong  mengevakuasi rumpun bambu dan material longsor yang menutup jalan di Kampung Batununggal, RT 01/RW 04, Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (05/01) pagi.(foto : ist)
DIEVAKUASI: Warga dan petugas gabungan saat gotong royong  mengevakuasi rumpun bambu dan material longsor yang menutup jalan di Kampung Batununggal, RT 01/RW 04, Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (05/01) pagi.(foto : ist)

SUKABUMI – Hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan rumpun bambu tumbang dan menutup akses jalan lingkungan di Kampung Batununggal, RT (01/04) Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (05/01) pagi.

Koordinator Pusat Kedaruratan dan Operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada Radar Sukabumi mengatakan, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan terjadinya rumpun bambu tumbang pada sekira pukul 05.00 WIB.

Bank bjb Tandamata

“Selain mengakibatkan akses jalan lingkungan tertutup, rumpun bambu juga telag menimpa kabel jaringan listrik milik PLN,” kata Daeng kepada Radar Sukabumi pada Jumat (05/01).

Setelah mengetahui kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Sukabumi langsung menginstruksikan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, untuk melakukan asessment dan koordinasi dengan Camat Cibadak, Babinsa dan Babinkamtibmas setempat.

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka akibat bencana alam itu. Hanya saja, akses jalan lingkungan di wilayah tersebut tertutup rumpun pohon bambu dan material tanah,” bebernya.

Ia menambahkan, saat ini warga dan petugas gabungan dengan melakukan gotong royong untuk membersihkan material rumpun bambu dan material tanah longsor yang menutup akses jalan lingkungan di wilayah tersebut.

“Untuk kebutuhan mendesak, petugas lapangan melaporkan kepada kita. Bahwa, mereka membutuhkan mesin potong atau alat gergaji senso untuk memotong rumpun bambu yang menutup badan jalan,” pungkasnya. (den/d)