KABUPATEN SUKABUMI

Reses di Palabuhanratu, Legislator Sukabumi Fokus Aspirasi Rakyat

×

Reses di Palabuhanratu, Legislator Sukabumi Fokus Aspirasi Rakyat

Sebarkan artikel ini
Reses DPRD menjadi ruang komunikasi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat Sukabumi

SUKABUMI – Suara kegelisahan masyarakat kembali menggema dalam kegiatan Reses ke-1 DPRD Kabupaten Sukabumi Tahun Sidang 2026. Bertempat di wilayah Kecamatan Cisolok, Simpenan, hingga Palabuhanratu, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Leni Liawati, menyerap beragam aspirasi warga yang selama ini menunggu solusi nyata dari pemerintah.

Bank bjb Tandamata

Reses menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan sehari-hari, mulai dari infrastruktur rusak, sektor pertanian yang terpuruk, hingga akses kesehatan dan pendidikan yang belum merata.

Leni menuturkan, salah satu aspirasi paling mendesak adalah kondisi jalan kabupaten yang rusak parah di Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan. Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi aktivitas warga justru menghambat mobilitas dan perekonomian.

Selain itu, petani di lahan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) mengeluhkan jaringan irigasi rusak pasca bencana, yang membuat lahan tidak bisa digarap. Intensitas hujan tinggi juga menyebabkan gagal panen, sehingga warga mengusulkan oven pengering padi sebagai solusi. Kelangkaan pupuk turut menambah beban petani kecil.

Dari sektor lingkungan, masyarakat menuntut penertiban limbah perusahaan pertambangan yang dinilai berpotensi mencemari lingkungan. Sementara pelaku UMKM berharap adanya bantuan permodalan agar usaha kecil dapat bertahan.

Keluhan juga datang dari layanan publik, mulai dari jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, peningkatan pelayanan pasien di rumah sakit, hingga perhatian terhadap bangunan sekolah yang rusak akibat bencana. Warga juga mengusulkan beasiswa pendidikan bagi anak-anak petani dan nelayan agar keterbatasan ekonomi tidak menghalangi masa depan generasi muda.