KABUPATEN SUKABUMI

Relawan dan Mahasiswa Bantu Korban Bencana di Sukabumi

×

Relawan dan Mahasiswa Bantu Korban Bencana di Sukabumi

Sebarkan artikel ini
PEDULI : Para relawan dan mahasiswa saat memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana di wilayah Desa/Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI —  Paguyuban Tali Wargi Mahasiswa Sukabumi (Patwabumi) Bandung, sebagai organisasi mahasiswa asal Sukabumi, bergerak cepat untuk membantu. 

Organisasi ini menggelar penggalangan donasi di berbagai lokasi, termasuk kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan di perempatan lampu merah Kiaracondong Bandung. Selama periode 6 sampai 11 Desember 2024, Patwabumi berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 4.150.000 dan satu karung pakaian layak pakai.

Bank bjb Tandamata

Selain penggalangan dana, Patwabumi juga menyebarkan informasi melalui media untuk menarik perhatian lebih banyak orang dan organisasi. 

Ketua Umum Patwabumi, Moch. Ramadhan Noegraha mengatakan, bahwa tujuan penggalan dana ini, dimaksudkan  untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Selain itu, hal ini juga tentunya untuk melatih kepekaan terhadap fenomena dan gejala sosial yang terjadi,” katanya.

Hal ini membuahkan hasil dengan kontribusi dari berbagai organisasi, seperti Himpunan Mahasiswa Jurusan Filsafat Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Quran Tafsir UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Jurnalistik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang turut menyumbang uang dan pangan.

Pada 13 Desember 2024, Patwabumi bersama relawan lokal, seperti Trabas, Armada, dan Winakara, menyalurkan bantuan ke dua titik terdampak di Desa Jampang Tengah.

Mereka menghadapi tantangan berat, melewati jalan yang tertimbun tanah longsor dan harus memilih rute alternatif melalui hutan untuk mengantarkan bantuan ke posko pengungsian dan lokasi terdampak bencana.

Dengan semangat gotong-royong dan solidaritas, Patwabumi dan para relawan terus berusaha memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak bencana. “Harapannya, masyarakat yang terimbas bencana bisa pulih dan kembali menjalani kehidupan dengan harapan baru,” pungkasnya. (den/d)