KABUPATEN SUKABUMI

Ratusan Perangkat Desa Ikuti Sosialisasi Prukades

×

Ratusan Perangkat Desa Ikuti Sosialisasi Prukades

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI— Ratusan perangkat desa se-Kabupaten Sukabumi, mengikuti sosialisasi program unggulan kawasan perdesaan (Prukades) di Gedung Widarya Kencana (GWK), Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, kemarin (3/10).

Tujuan sosialisasi tersebut, untuk memaksimalkan masyarakat agar terlibat secara penuh dalam peran pemerintah desa. Sehingga dapat mewujudkan desa yang Maju, Kuat, Mandiri dan Demoratis (MKMD).

Bank bjb Tandamata

Tenaga Ahli dan Pendamping Program Masyarakat Desa (PPMD) Kemntrian Desa (Kemendes) Hasyim Adnan mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini, perlu dilakukan untuk mensosialisasikan empat program prioritas desa.

Yakni, pembangunan embung desa untuk pendistribusian air ke lahan pertanian, membangun pembinaan potensi ekonomi yang ada di desa, membangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan memprioritaskan pembangunan sarana olahraga.

“Karena menurut saya, apa artinya pemerintah desa kalau warganya pasif. Apabila ingin warganya aktif. Ya, minimalnya mereka harus mengetahui dulu mengenai program keunggulan desa. Untuk itu, kita langsung mensosialisasikan Prukades ini,” jelas Hasyim kepada Radar Sukabumi, kemarin (3/10).

Dari hasil identifikasi Kementrian Desa, sambung Hasyim, kawasan di wilayah Kabupaten Sukabumi yang menjadi sentra unggulannya merupakan di bidang pertanian. Seperti, kelapa, padi dan pertanian lainnya. “Untuk itu, hal ini perlu dilakukan. Karena di Kabupaten Sukabumi ini, banyak potensi desa yang harus dikembangkan dalam prodak unggulannya,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sukabumi, Ade Setiawan mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi perihal kegiatan sosialisasi Prukades tersebut. Terlebih lagi, para perangkat desa ini merupakan salah satu penggerak untuk kemajuan dalam pembangunan desa di wilayahnya masing-masing.

“Saya harap, seluruh peserta dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik. Sehingga mereka dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatnya di desanya masing-masing,” pungkasnya.

 

(den/d)