Seorang pengendara sepeda motor, Munajat (45), warga Kampung Tanjakanlengka, RT 4/4, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar menjelasakan, puluhan karung yang berada di bahu jalan ini, juga dirasakannya telah menggangu pengguna jalan yang melinats. Mereka memprotes bau yang ditimbulkan dari tumpukan kotoran ayam tersebut dan dikhawatirkan berpotensi menyebarkan penyakit.
“Saya merasa terganggu dengan keberadaan tumpukan limbah ini, khawatir membawa penyakit. Saya biasa lewat ke sini karena setiap hari antar jemput karyawan garmen,” tandasnya.
Untuk itu, ia berharap kepada pihak yang bersangkutan agar segera mengangkat kotoran limbah tersebut. Karena keberadaannya dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan maupun warga setempat.
“Apalagi kalau malam hari, keberadaan tumpukan limbah ayam itu dapat menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Sebab, tumpukan itu berada hampir setengah badan jalan. Belum lagi, di jalan itu tidak ada penerangan jalan umumnya,” pungkasnya.
(cr13/d)



