Puluhan Karung Limbah Ternak Disoal

CIKEMBAR – Warga Kedusunan Padasuka, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, memprotes soal tumpukan puluhan karung yang berisikan kotoran ternak di pinggir Jalan Raya Panggeleseran – Jampangtengah, tepatnya di Kampung Babakan, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kamis (28/6).

Pasalnya, kotoran yang sudah berhari-hari ini dibiarkan begitu saja di pinggir jalan dan mengganggu pengguna jalan serta warga sekitar.

Seorang warga Kampung Awileuga, RT 3/5, Kedusunan Padasuka, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Una (47) mengatakan, puluhan karung limbah ternak yang tergeletak di pinggir jalan raya ini, selain mengeluarkan bau menyengat juga dikhawatirkan berdampak buruk terhadap kesehatan warga sekitar dan juuga pengguna jalan.

“Sudah duahari limbah kotoran ini ada di sini. Kalau pagi dan malam hari, baunya luar biasa dan sangat menyengat hidung,” jelas Una kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Lebih lanjut Una menjelaskan, tumpukan limbah kotoran ayam potong ini, informasinya akan digunakan untuk keperluan pupuk pohon albsiah seluas 2 hektare milik warga Kecamatan Jampangtengah.

“Saya tidak tahu secara pasti pemilik kebon albasiah itu. Namun, dua hari yang lalu, pekerja yang menurunkan puluhan karung dari enam mobil colt diesel sempat makan di warung ini, mereka bilangnya kotoran ayam itu akan dibawa ke kebun. Tetapi faktanya sampai saat ini masih menumpuk di pinggir jalan, jelas ini sangat mengganggu” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *