Pihaknya terpaksa menutup kegiatan dan aktivitas warga di lapangan Bojong Ringkung ini. Padahal, lapangan milik Kecamatan Kebonpedes ini, mulai dari Senin sampai Minggu, selalu dipadati masyarakat.
“Terlebih lagi jika hari Sabtu dan Minggu, warga Kecamatan Kebonpedes mulai dari pagi sampai sore mobilisasi umat di sana, selalu melakukan jogging, senam, pencak silat dan digunakan main sepak bola,” imbuhnya.
Dirinya menambahkan, penutupan seluruh kegiatan di Lapang Bojong Ringkung ini, dimaksudkan untuk menghentikan penyebaran wabah virus corona. Selama ini, banyak para pengguna lapang menghubungi dirinya meminta untuk membuka kembali lapangan tersebut.
“Namun, kami tidak bisa dan kami komitmen. Karena hal ini kami lakukan sebagai salah satu bentuk upaya dan ihktiar untuk memutus mara rantai penyebaran COvid-19. Semoga kedepannya, lapang Bojong Ringkung dibuka dan seluruh warga Kecamatan Kebonpedes sehat selalu,” pungkasnya. (Den/d)






