Menurut Aah, gerakan Sukabumi bermasker ini dimaksudkan untuk mengingatkan kembali pada masyarakat, bahwa bahaya virus Covid-19 masih mengintai. Bahkan mengalami peningkatan. “Kita faham masyarakat saat ini mengalami kejenuhan dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker pada saat beraktifitas di ruang publik,” timpalnya.
Sebab itu, kegiatan pemberian masker ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat agar tetap semangat dalam mematuhi pada anjuran pemerintah. Salah satunya menerapkan protokol kesehatan. “Ini perlu dilakukan sehingga penularan virus corona dapat kita minimalisir penyebarannya di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (den/d)






