RADAR SUKABUMI – Sebuah truk kontainer bernomor polisi B 9823 UWH tersangkut pada salah satu pohon yang berada di pinggir ruang Jalan Raya Pelabuhan II, Desa/Kecamatan Cikembar, tepatnya depan kantor SKB Cikembar.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, peristiwa yang terjadi pada Minggu (12/4) sekira pukul 17.00 WIB ini, bermula saat mobil kontainer melaju dari arah Cikembang menuju Sukabumi. Setiba di lokasi kejadian, kabin bagian belakang mobil tersebut langsung menyangkut pohon lamtoro.
Anggota Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Cikembar, Sudarmat mengatakan, meski tidak ada korban jiwa, namun akibat peristiwa tersebut, telah mengakibatkan arus lalu lintas di ruas jalan milik pemerintah Provinsi Jawa Barar itu, tersendat selama proses evakuasi.
“Arus lalu lintas di jalur itu, tidak bisa berjalan normal. Lantaran, mobil kontainer nyangkut di pohon, batang pohonnya patah ngehalangi jalan, jadi macet,” jelas Sudarmat kepada Radar Sukabumi, kemarin (13/4).
Setelah mengetahui kejadian itu, ia bersama warga setempat dan petugas gabungan terdiri dari Polsek Cikembar, Koramil Cikembar dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cikembar, langsung menuju lokasi kejadian untuk berupaya mengevakuasi pohon yang tersangkut pada kontainer tersebut.
“Petugas langsung melakukan evakuasi dengan menggunakan gergaji mesin. Tidak ada korban jiwa, rumah aman, warga aman namun pohon menimpa kabel dan tumbang ke jalan,” paparnya.
Saat proses evakuasi, sambung Sudarmat, petugas gabungan merasa kesulitan. Lantaran, batang pohon selain menimpa kabin kontainer juga telah menimpa jaringan listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN). “Pohon lamtoro itu, berhasil kami evakuasi sampai pukul 21.00 WIB. Iya, cukup lama. Lantaran, saat proses evakuasi kami menggu petugas PLN,” bebernya.
Plt Sekretaris Kecamatan Cikembar, Dading mengatakan, akibat mobil kontainer tersangkut pohon, arus lalu lintas di jalur tersebut, mengalami kemacetan hingga mengular sampai 1,5 kilometer. “Untungnya, saat kejadian pada waktu hari libur. Sehingga kemacetan tidak terlalu panjang. Tapi, kalau hari-hari biasa kemacetan pasti akan lebih parah,” jelasnya.
Saat kejadian, ujar Dading, petugas gabungan selain mengevakuasi pohon tumbang, petugas juga telah turun ke jalan untuk mengatur arus lalu lintas. “Iya, untuk mengurai kemaceta, petugas memberlakukan sistem buka tutup jalan,” pungkasnya. (Den)






