SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Dalam mendongrak pertumbuhan ekonomi warga, Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) Kabupaten Sukabumi, berencana akan membuat budidaya penangkaran lebah madu di wilayah Kampung Cibinong, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran.
Ketua PKSM Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, H. Maman Suparman kepada Radar Sukabumi mengatakan, Yayasan Giri Raharja memiliki peranan penting dalam kiprahnya untuk memajukan dan meningkatkan taraf sosial, keagamaan dan kemanusiaan.
“Kedepannya, lahan krisis dengan luas lebih dari 25 hektare yang kini sudah ditanami puluhan ribu bibit pohon dari berbagai jenis itu, akan dilengkapi semuanya. Iya, jadi bukan hanya dalam sektor pertanian dan budidaya ternak perikanan saja, tetapi kita juga akan memanfaatkan lahan perhutanan yang ada untuk dijadikan kawasan budidaya lebah madu,” kata H Maman kepada Radar Sukabumi, Minggu (15/11).
Menurutnya, lahan krisis yang kini menjadi kawasan Agroforestry itu akan dikelola maksimal. Untuk itu, dalam pengelolaan budidaya lebah madu tersebut, rencananya akan melibatkan warga setempat, khususnya para petani. Ini sengaja dilakukan untuk mendongrak pertumbuhan ekonomi warga sekitar. “Kedepan kita akan jadikan lahan perbukitan ini, menjadi kawasan agrowisata. Jadi, warga maupun para wisatawan yang berkunjung kesini selain dapat menikmati keindahan panorama alamnya, mereka juga dapat memetik buah dari tangkainya hasil dari pertanian disini, Iya, kita akan gunakan konsep tanam, petik, olah dan jual,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, karena di lahan perbukitan tersebut banyak tanaman kayu dan tanaman buah-buahan dari berbagai jenis, maka pihaknya meyakini tanaman tersebut akan memiliki bunga. Untuk itu, bunga dari berbagai tanaman itu, nantinya akan dimanfaatkan untuk makanan lebah. “Budidaya lebah ini, akan dilakukan pada luasan lahan disana dengan kondisi alamnya. Karena, lebah itu nanti akan mencari sendiri bunga-bunga untuk diisapnya. Iya, seperti madu durian, madu mangga, madu rambutan dan lainnya. Jadi nanti, disini akan ada penangkaran budidaya madu. Yakni, lebah madu trigona ada lebah madu hutan,” timpalnya.
Sebelum melakukan budidaya lebah madu tersebut, pihaknya terlebih dahulu akan melalukan pelatihan dan pembinaan terhadap para petani, tentang bagiaman cara budidaya lebah yang baik. Hal ini, rencananya akan dilakukan pada tahun depan.
“Budidaya madu itu, nanti akan panen setiap empat sampai lima bulan sekali. Nanti kita akan bikin ratusan setup dulu untuk tempat lebahnya dan membuat saung disana. Insya Allah secepatnya akan kita lakukan secara bertahap pada tahun depan. Iya, madu itu memiliki banyak manfaat. Salah satunya untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas,” pungkasnya. (den)






