PJU Jalan Palabuhan II Poek, Warga Cemas

Warga di Jalan Palabuhan II perbatasan Kota dan Kabupaten Sukabumi menunjukan PJU yang telah mati.

SUKABUMI – Puluhan Lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan Pelabuhan II Kabupaten Sukabumi sudah tidak beroperasi dengan baik. Warga setempat, meminta instansi terkait untuk memperbaikinya karena rawan kecelakan lalu lintas dan tindakan kirimal jalanan.

Hasan, satu warga di Jalan Palabuhan II Kabupaten Sukabumi mengungkapkan, beberapa PJU yang sudah tidak berfungsi dengan baik itu menjadi khawatirkan warga karena dampak dari PJU mati tersebut dikhawatirkan menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas dan tindakan kriminalitas jalanan.

Bacaan Lainnya

“Kurang lebih sudah enam bulan lah mati, warga setempat termasuk saya cemas jika akibat PJU mati ini mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya, Selasa (8/9).

Selain lampu PJU mati, hasan tidak jarang memergoki saat hujan tiga sperti terlihat konsleting. Dikhawatirkan, jika ada pengguna jalan jalan yang menepi bisa menyetrumnya.

“Selain mati, pas lagi hujan kerap terdengar seperti listrik, saya takut misal ada warga atau pengguna jalan kesetrum,” ujarnya.

Selain itu, Hasan pernah menyaksikan jika di wilayah yang saat ini gelap tersebut terjadi kecelakan lalu lintas. Walapun kecelakan tersebut bisa saja di akibatkan oleh para pengendara yang kurang fokus, namun setidaknya jika PJU nya dalam kondisi yang baik bisa meminimalisir.

“Satu itu, beberapa waktu lalu saya kurang inget tepatnya saat saya sedang istirahat di depan rumah terjadi tabrakan sepeda motor yang berlawanan arah, spontan saya pun kaget sebab kejadiannya di depan rumah, coba kalau PJU nya normal, setidaknya akan terlihat jelas oleh para pengendara,” bebernya.

Kecemasan yang dirasakan oelh warga di sekitar jalan perbatasan Kota dan Kabupaten Sukabumi ini telah disampaikan kepada pihak terkait. Namun, hingga saat ini tanpa belum ada tindakan.

“Kami sudah mengadu ke PLN, Dishub Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi, tapi belum ada tindak lanjutnya. Kami harap sih segera di perbaiki saja,” tutupnya

Hingga berita ini ditulis, Radar Sukabumi belum berhasil mendapat jawaban dari Dinas Perhubungan dan pihak lainya. (upi/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.