Petani Desa Semplak Sukalarang Tekor, Harga Sawi Rp200

  • Whatsapp
Kelompok Tani Jaya Restu Mekar
Ketua Kelompok Tani Jaya Restu Mekar, Yayan Suherman, saat menunjukan tanaman sawi di Kampung Sedong, RT 5/1, Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang.

SUKABUMI – Masalah anjloknya harga jual komoditi sayuran jenis sawi ternyata belum usai. Sebelumnya, para petani sawi di Kebonpedes teriak lantaran harga jual jatuh para hingga Rp0, kini giliran para petani sawi di wilayah Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Ketua Kelompok Tani Jaya Restu Mekar, Desa Semplak, Yayan Suherman kepada Radar Sukabumi mengatakan, sudah satu pekan ini, harga sayuran sawi di para petani mengalami anjlok.

Bacaan Lainnya

“Sejak tanggal 08 Oktober sampai 13 Oktober 2021, harganya semakin terjun bebas. Sekarang harga sawi di lokasi sawah warga itu berada di kisaran Rp200 per kilogramnya.

Padahal, pada bulan sebelumnya, harga sawi itu dijual Rp2.500 sampai Rp3.000 per kilogramnya,” kata Yayan kepada Radar Sukabumi pada Rabu (13/10).

Menurutnya, anjloknya harga tanaman sayur sawi hingga terjun bebas itu, dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya, karena banyaknya pasokan sawi dari berbagai daerah yang saat ini tengah memasuki panen raya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *