Menjaga Kesehatan Mata

  • Whatsapp
dr. Muhammad Kamal Khairudin

Dr. Muhammad Kamal Khairudin M.M.
(Dokter umum pelayanan medis RSI Assyifa)

Mata adalah organ penglihatan. Mata manusia adalah organ sensorik utama yang memberi reaksi pada cahaya dan mengirimkan informasi visual ke otak. Mata juga merupakan indra yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan Perlu diketahui bahwa sekitar 75% informasi yang kita terima adalah berupa informasi visual.

Bacaan Lainnya

Secara umum, anatomi mata terbagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian depan, bagian tengah, dan bagian belakang. Setiap bagian terdiri dari beberapa organ dengan fungsinya masing-masing.

Bagian depan merupakan bagian yang mudah untuk dilihat secara kasat mata, bagian tengah berfunsi untuk membiaskan cahaya masuk ke bagian belakang, dan bagian belakang bertugas sebagai penangkap cahaya dan merubahnya dalam bentuk visual.

Menjaga Kesehatan mata sangatlah penting, apabila terjadi masalah maka fungsi mata itu sendiri akan menurun bahkan parahnya dapat terjadi kebutaan. Faktor usia merupakan resiko utama dalam berkurangnya fungsi mata.

Untuk itu saya akan memberikan tips menjaga Kesehatan mata agar mata tetap sehat dan fungsinya tetap terjaga.

Tips pertama, periksakan mata secara rutin atau berkala dalam 2 tahun sekali, apabila anda berusia diatas 40 tahun maka akan sangat lebih baik apabila diperiksakan dalam 1 tahun sekali.

Usia lanjut akan sangat berpengaruh dalam fungsi mata apabila anda tidak menjaga dengan baik.

Kedua, konsumsi makan-makanan bergizi.

Di mana, makanan merupakan salah satu faktor untuk Kesehatan mata, makanan bernutrisi yang kaya akan kandungan vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, selenium, dan asam lemak omega-3 dipercaya mampu menjaga Kesehatan mata.

Ketiga, hindari penggunaan elektronik yang lama. Sebab, jika anda merupakan pekerja yang selalu menggunakan layar monitor dan layar kamera maka dapat beresiko terkena gejala mata Lelah.

Untuk itu perlunya dilakukan istirahat mata secara berkala seperti istirahatkan mata dengan mengalihkan pandangan selama 20 detik, setiap 20 menit sekali. Anda juga bisa mengistirahatkan mata selama 15 menit setiap 2 jam sekali.

Keempat, Hindari paparan sinar UV (ultra violet). Mata yang terlalu sering terpapar sinar ultraviolet lebih berisiko mengalami katarak, degenerasi mata, kornea terbakar, dan bahkan kanker mata. Oleh karena itu disarankan untuk menggunakan kacamata yang mengandung anti UV dan tidak melihat secara langsung dengan mata telanjang terhadap sinar matahari.

Kelima, hentikan kebiasaan merokok, sebab banyak sekali penelitian mengatakan bahwa orang yang merokok aktif dapat dan mampu membuat mata terjadi kerusakan di bagian saraf dalam hal ini bisa membuat kebutaan. Jadi sebaiknya yuk kita kurangi dan hentikan penggunaan rokok.

Keenam, Kurangi penggunaan lensa kontak. Saat ini banyak sekali remaja khusunya perempuan dalam penggunaan lensa kontak. Selain membuat penampilan lebih menarik juga dapat memperbaiki penglihatan.

Namun sering terjadi kesalahan dalam penggunaan lensa kontak mata yaitu dalam perawatan kebersihan lensa kontak, apabila menggunakan lensa kontak yang kotor maka dapat merusak karena tingginya bakteri dalam mata, lalu dalam penggunaan jika menggunakan terlalu lama maka bisa terjadi iritasi yang hebat pada mata sebaiknya gunakan saat yang tepat.

Ketujuh, olahraga rutin mampu memperbaiki Kesehatan mata akibat darah tinggi , diabetes dan kolestrol yang tinggi dan kedelapan hindari membaca dalam kondisi gelap.

Kebiasaan membaca di tempat gelap karena dapat membuat mata anda tegang. Juga saat membaca, jaga jarak antara mata dan buku atau objek bacaan sebanyak sekitar 25–30 cm, termasuk ketika Anda sedang membaca sambil berbaring.

Mari kita saling menjaga dan memperhatikan kesehatan mata. Rumah sakit Islam Assyifa memeliki keunggulan dalam poli klinik mata jika ada yang ingin deperiksa kami siap membantu anda. Dan jangan lupa untuk selalu jaga Kesehatan terutama di masa pandemi. Menerapkan PHBS, melakukan 3M, meningkatkan iman kita, agar imun terjaga dan tercipta rasa aman lahir batin. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *