KABUPATEN SUKABUMIRS Sekarwangi

Pengidap Difteri Bertambah, Kabupaten Sukabumi Tetapkan Status KLB

×

Pengidap Difteri Bertambah, Kabupaten Sukabumi Tetapkan Status KLB

Sebarkan artikel ini

Sebelumnya telah diberitakan, Sekretaris Dinkes Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid mengungkapkan, dua warga telah dinyatakan terserang wabah Difteri, mereka dirawat di RS Palabuhanratu dan BLUD RS Sekarwangi. “Satu balita yang dirawat di RS Palabuhanratu dan satu orang dewasa atas nama Dimyati dirawat di BLUD RS Sekarwangi. Kami sudah menetapkan status ini sebagai KLB,” jelasnya.

Penyakit Difteri sangat menular dan dapat menyebabkan kematian. Namun, penyakit yang berbahaya ini dapat dicegah dengan melakukan imunisasi sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh Kemenkes atau Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). “Imunisasi merupakan perlindungan terbaik terhadap kemungkinan tertular penyakit Difteri dan dapat diperoleh dengan mudah di berbagai fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta,” terangnya.

Bank bjb Tandamata

Bagi masyarakat yang menemukan gejala penyakit tersebut, disarankan agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan dan mendapatkan vaksin DPT. Selain itu, masyarakat harus mengenali gejalanya seperti demam tidak tinggi, nafsu makan menurun, lesu, nyeri menelan dan nyeri tenggorok, sekret hidung kuning kehijauan dan bisa disertai darah.

“Segera ke fasilitas kesehatan terdekat, apabila mengeluh nyeri tenggorokan disertai suara berbunyi seperti mengorok (stridor) atau pembesaran kelenjar getah bening leher. Khususnya anak berumur kurang dari 15 tahun dan apabila dicurigai menderita Difteri, agar segera mendapat pengobatan dan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah menderita Difteri atau tidak,” anjurnya. (cr15/t)