Tiga hari kebelakang itu, tambah dia, bah azum melakukan ritual lagi di lokasi galian awal tepatnya di rumah korban. Sampai akhirnya ada petunjuk. “Bahkan sampai tadi pagi habis rajaban ada ritual lagi langsung menunjuk satu persatu objek, ditelusuri lagi di TKP awal seolah olah ada yang bawa, sampai akhirnya ketemu. Melihat kenyataan bah Azum membuat ritual itu memang benar bukan sensasi belaka,” tandasnya.
Sebelumnya, penemuan tulang belulang manusia, pasa Minggu (14/03) sekitar pukul 11:00 WIB di Kampung Cibungur Desa Bumisari Kecamatan Cikidang gegerkan warga setempat.(cr1/d)






