Pemda Kabupaten Sukabumi

Stunting Serang 104 Bayi di Kebonpedes

×

Stunting Serang 104 Bayi di Kebonpedes

Sebarkan artikel ini
Camat Kebonpedes, Ali Iskandar
Camat Kebonpedes, Ali Iskandar saat diwawancarai Radar Sukabumi soal kasus stunting di ruang kerjanya.

SUKABUMI – Ratusan bayi di wilayah Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan terjangkit penyakit stunting.

Bayi yang dikategorikan memiliki penyakit gagal tumbuh ini tersebar di seluruh desa yang ada di wilayah Kecamatan Kebonpedes yakni Desa Jambenenggang, Desa Sadagaran, Desa Kebonpedes, Desa Bojongsawah dan Desa Cikaret.

Bank bjb Tandamata

Camat Kebonpedes Ali Iskandar kepada Radar Sukabumi mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, saat ini terdapat 104 bayi di wilayah yang tengah dipimpinnya itu, telah mengidap penyakit stunting.

“Penyakit stunting ini, merupakan sebuah gangguan pertumbuhan pada anak bayi yang ditandai dengan tinggi badan anak lebih pendek dari anak-anak lain seusianya,” kata Ali kepada Radar Sukabumi pada Minggu (11/07).

Dari lima desa yang berada di wilayah Kecamatan Kebonpedes, ujar Ali, terdapat dua desa yang jumlah kasus stuntingnya lebih tinggi. Yakni, Desa Cikaret dan Desa Bojongsawah.

Menurutnya, faktor penyebab kasus stunting ini bukan hanya sebatas faktor gizi belaka, tetapi cakupannya juga didominan pola asuh, pola makan dan sanitasi air bersih.

Sebab itu, langkah yang dilakukan dalam persoalan sanitasi atau jamban Forkopimcam Kebonpedes telah melakukan deklrasi ODF agar tidak ada lagi warga Kecamatan Kebonpedes yang Buang Air Besar (BAB) di sungai dan mengelola sampah dengan baik.