Pemkab Sukabumi Perangi Rentenir dengan Berdayakan Ekonomi Umat

Wakil Bupati Sukabumi Iyos
Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri saat menjadi pembicara dalam seminar paguyuban Ibu Berdaya, Minggu, (17/04).

SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berupaya mengantisipasi terjadinya praktek rentenir di masyarakat Kabupaten Sukabumi. Hal ini disampaikan Iyos saat menjadi keynote speech dan seminar paguyuban Ibu Berdaya.

Seminar bertema “Peran Mesjid dan Lembaga Keumatan Dalam Mengurai Gurita Rentenir di Masyarakat” tersebut diselenggarakan pada Minggu (17/04).

Bacaan Lainnya

Wabup menjelaskan, upaya tersebut selaras dengan Visi Kabupaten Sukabumi yang ingin mewujudkan masyarakat yang religius, maju, inovatif, sejahtera lahir batin.

“Mewujudkan masyarakat religius salah satunya adalah pemberdayaan DKM untuk memakmurkan kegiatan mesjid, termasuk pemberdayaan bidang ekonomi sehingga masyarakat akan lepas dari rentenir. Relevan dengan konsep DKM yakni pemberdayaan ekonomi,” kata Iyos.

Untuk mengurai gurita rentenir, lanjut Wabup, tentunya harus dengan kerjasama yang baik dari semua pihak dalam memberdayakan ekonomi.

“Dengan adanya program pemberdayaan ekomomi diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga lebih berdaya,” tambahnya

Wabub pun berharap dengan adanya seminar peran mesjid dan lembaga keumatan dalam mengurai gurita rentenir di masyarakat bisa dirasakan para jamaah dan bermanfaat mindorong ekonomi umat.

Sementara itu, Ketua Panitia Endi Saputra melaporkan bahwa seminar yang digelar merupakan ikhtiar dari paguyuban Ibu Berdaya untuk mendistribusikan sebuah gagasan mengantisipasi rentenir.

“Kita berharap pengurus masjid punya agenda menyelamatkan jemaahnya supaya tidak ikut masuk dalam pinjaman rentenir,” harapnya. (izo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.