Jika sudah mendekati bulan suci harga kebutuhan pokok naik, lanjut Iwan, pihaknya bakal melaksanakan operasi pasar untuk menstabilkan harga pasar. Dengan begitu, masyarakat dihimbau agar tidak terlalu khawatir dengan kenaikan harga.
“Warga jangan terlalu dibuat khawatir, kami akan berusaha sebisa mungkin agar harga stabil dan persediaan kebutuhan pokok cukup,” imbuhnya.
Sementara itu, Sri Rahayu, ibu rumah tangga asal Cisaat mengaku kerap menemui beberapa jenis kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan menjelang Ramdhan atau hari besar. Dengan begitu, dirinya meminta agar pemerintah dapat mempersiapkan dan mengantisipasinya sedini mungkin.
“Iya biasanya mau puasa itu, harga suka naik. Bahkan bisa sampai dua kali lipat, seperti sayuran, telur, gula dan sembilan bahan pokok lainnya,” pungkasnya,
(cr15)





