Pemda Kabupaten Sukabumi

Bupati Sukabumi Minta Air Laut Pantai Batu Panganten Ciracap Dibersihkan, Ramai Diduga Tercemar

×

Bupati Sukabumi Minta Air Laut Pantai Batu Panganten Ciracap Dibersihkan, Ramai Diduga Tercemar

Sebarkan artikel ini
Bupati Sukabumi Marwan Hamami
Bupati Sukabumi Marwan Hamami

PALABUHANRATU – Bupati Sukabumi angkat bicara mengenai beberapa waktu lalu kondisi air laut di kawasan wisata pantai Batu Panganten, Desa Purwasasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi kotor, keruh dan berminyak yang diduga tercemar.

Meski saat ini berdasarkan informasi yang diterima Marwan air laut sudah kembali normal, namun hal itu harus menjadi perhatian bersama pasalnya saat ini akan dilaksanakan validasi terkait Ciletuh Palabuhanratu Unsco Global Geopark (CPUGGp). Minggu, (28/7).

Bank bjb Tandamata

Menurut Marwan, kondisi saat ini tengah dilakukan pengecekan secara intens oleh dinas da unsur terkait lainnya, guna memastikan dugaan penyebab tersecemarnya air laut di kawasan objek wisata pantai Batu Panganten tersebut.

“Pantai Batu Panganten kita lagi cek, ini lintasan, hapal lah semua, model kemarin kita ada 300 ton limbah kain (di Loji) bisa saja ini misalnya dibuang di selat sunda terbawa arus, kan kita juga gak bisa ngomong,” ujar Marwan saat di wawancara belum lama ini.

Namun begitu, kata Marwan, pemerintab daerah guna memastikan dugaan penyebabnya tengah mengupayakan dengan melakukan pengecekan, yang kemudian mengkomunikasikan dengan pihak berwenang melakukan pembersihan.

“Kita telah mengecek, kemudian mengkomunikasikan bagaimana untuk menetralisir, kan minyak itu ada ya semacam untuk memisahkan, mengumpulkan minyak itu,” jelasnya.

“Tapi kan kita tidak punya orang harus meminta bantuan, kemudian juga ada bahan kimia yang bisa mengumpulkan sedang kita lakukan penelitian kemarin,” imbuhnya.

Ditegaskan Marwan bahwa lokasi kawasan pantai Batu Panganten yanv berada di desa Purwasedar kecamatan Ciracap tersebut merupakan wilayah yang masuk kedalam CPUGGp sehingga ke asrian alammya harus tetap terjaga terlebih saat ini tengah validasi.

“Kan itu wilayah geopark, kalau dibiarkan bagaimana, ini kan sedang validasi hari ini susah juga, validasi itu untuk menjaga versi alam itu terjaga atau tidak,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga ataupun pengunjung ke pantai Batu Panganten di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi dihebohkan dengan kondisi air laut berubah menjadi kotor, keruh dan berminyak.

Kondisi tersebut kemudian ramai jadi bahan perbincangan di masyarakat dan dari video yang beredar dalam perpesanan aplikasi yang berdurasi 24 detik, salah seorang warga mengabadikan deburan ombak yang berbusa dengan kondisi air sedikit keruh dan juga berminyak.

Namun kondisi terkini dari informasi didapat Radar Sukabumi air laut pantai Batu Panganten, sudah kembali normal seperti sebelumnya, air kotor, keruh dan berminyak diduga sudah bergerak ke arah barat dari lokasi sebelumnya. (Ndi)