KABUPATEN SUKABUMI

Pelajar Perempuan di Nagrak Sukabumi Hilang Selama 17 Hari, Ditemukan Selamat

×

Pelajar Perempuan di Nagrak Sukabumi Hilang Selama 17 Hari, Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini
Pelajar-Nagrak-Sukabumi-Hilang
MC siswa sekolah tingkat SLTP di kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi sempat hilang kini ditemukan

PALABUHANRATU – Peristiwa yang menghebohkan terkait hilangnya seorang anak berusia 15 tahun berinisial MC yang siswa sekolah tingkat SLTP di kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi menemui titik terang.

MC yang sempat dilaporkan hilang oleh orang tuanya kepada kepolisian polsek Nagrak, Polres Sukabumi akhirnya ditemukan 22 November 2023 lalu di wilayah kecamatan Cibadak setelah 17 hari tanpa informasi kepada kedua orang tuanya.

Bank bjb Tandamata

Saat itu, setelah orang tuanya melaporkan kehilangan MC kepada pihak kepolisian, yang kemudian menjadi perhatian serius dari tim Satreskrim melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama Polsek Nagrak.

Tim gabungan melakukan penyelidikan secara intensif, kata Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede dengan teliti, menyusuri setiap petunjuk, mulai dari keterangan teman-teman yang terakhir melihat hingga jejak alat komunikasi yang digunakan oleh MC, termasuk pencarian dengan menyisir rumah-rumah yang mungkin telah disinggahi oleh MC.

“Alhamdulillah setelah 17 hari dilaporkan hilang oleh orang tuanya, 22 November 2023 yang lalu yang bersangkutan berhasil ditemukan di sekitar Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi,” ungkap Maruly. Jumat, (24/11).

Maruly menjelaskan, hingga kini jajaran kepolisian masih belum bisa melakukan ataupun menggali informasi lebih detail dari MC terkait peristiwa yang terjadi pada dirinya, karena masih trauma.

Namun, Maruly mengatakan, dari keterangan sementara yang bersangkutan atau MC mengaku selama 17 hari sempat dibawa pergi ke daerah Bekasi hingga berhasil meloloskan diri dan akhirnya tim gabungan dari jajaran kepolisian polsek Nagrak diback up polres Sukabumi, serta masyarakat dan keluarga bisa ditemukan di Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

“Dalam hal ini MC sudah diserahkan dan dalam pengawasan daripada orang tuanya di rumah di Nagrak, saat ini belum bisa kita mintai keterangan lebih lanjut karena masih trauma,” paparnya.

“Harapannya nanti dari keterangan MC kita akan bisa perdalam, siapa-siapa saja yang terlibat dalam kaitannya perginya MC selama 17 hari, termasuk apabila ada dugaab dugaan juga tindak pidana yang terjadi pada MC,” tandasnya (Ndi)