KABUPATEN SUKABUMI

Pekerja Migran Cicurug Sukabumi Pengidap Ektopik Ingin Pulang

×

Pekerja Migran Cicurug Sukabumi Pengidap Ektopik Ingin Pulang

Sebarkan artikel ini
PMI Cicurug
Kondisi SK (35) asal warga di Kampung Papisangan, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug, saat berbaring di sebuah kontrakannya temannya yang berada di Arab Saudi.

“Kalau seperti SK ini, kami merasa kesulitan dalam melacaknya untuk menangani persoalan kasus itu. Sebab ketika sudah melarikan diri, terus tidak membawa dokumen atau paspor. Sehingga namanya di palsukan. Seperti dari asal warga Sukabumi jadi warga Surabaya, misalnya seperti itu. Nah, ini yang akan menjadi kesulitan,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, SBMI Sukabumi sudah berupaya maksimal. Seperti sudah melaporkan dan membuatkan surat dan diperkuat dengan DP3A Kabupaten Sukabumi. “Selain itu, kami juga terus melakukan koordinasi dengan Kementrian Dalam dan Luar Negeri. Bahkan, kami juga sudah komunikasi dengan Ibu Menteri PPA untuk menindak lanjuti kasus buruh migran asal Cicurug itu,” imbuhnya.

Bank bjb Tandamata

Sementara itu, seorang aktivis Buruh Migran Indonesia (BMI), Imamul Ahyar kepada Radar Sukabumi menjelaskan, pahlawan devisa asal Kecamatan Cicurug ini, telah menderita penyakit ektopik sekitar tiga bulan terakhir. “Saat ini, kondisi atau keadaan pada kesehatan SK itu, cukup memperhatikan,” katanya.

Saat ini, SK sering terbaring menahan sakit yang dideritanya sambil menahan perih dan mencengkram kuat perutnya. Sesekali ia, meminta bantuan kepada teman-temannya yang berada di Arab Saudi untuk di pulangkan ke kampung halamannya di wilayah Sukabumi.

“SK dengan suara terbata-bata tidak jelas menceritakan, baru merasakan kelainan pada janin dikandungnya tiga bulan terakhir, tidak bertenaga, mengalami pendarahan, sering pingsan. Ia berharap agar proses kepulangannya ketanah air di lancarkan,” tandasnya.

Untuk diketahui selama sakit SK dirawat sesama WNI di Makkah yang simpati dengan penderitaannya, sedangkan sang suami lebih dulu tertangkap dalam sebuah operasi dan telah di deportasi ke Indonesia.

“Saat ini, tengah diupayakan kepulangannya SK itu melalui jalur mandiri. Kita harus bersinergi agar bisa menyuarakan nasib teman-teman kami disini khususnya Arab saudi,” pungkasnya. (Den/t)