SUKABUMI – Nasib pekerja migran perempuan asal Kota Sukabumi kembali menyita perhatian. Lanti (46), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kecamatan Citamiang, yang sebelumnya dikabarkan sakit dan diduga disekap di Shanghai, China, kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Kuasa hukum Lanti, Rangga Suria Danuningrat, memastikan kondisi kliennya sudah mendapat penanganan medis. Lanti telah menjalani tindakan penyedotan cairan dan saat ini masih dalam pengawasan ketat tim dokter.
“Sudah dilakukan penyedotan cairan, sekarang masih dalam perawatan serta observasi dokter,” ungkap Rangga, Kamis (22/1).
Rangga menegaskan, kondisi Lanti belum sepenuhnya stabil sehingga belum diperkenankan pulang ke Indonesia.
“Posisinya masih di rumah sakit di Shanghai, masih observasi dokter,” ujarnya.
Perkembangan mengejutkan muncul dari sosok Dewi Tjong, yang sebelumnya diduga terlibat dalam penampungan bermasalah. Kini, Dewi justru membantu proses pengurusan Lanti dan pekerja migran lainnya.
“Yang awalnya disangkakan bagian sindikat, sekarang malah membantu. Efeknya, beberapa TKW lain juga ikut tertolong,” jelas Rangga.
Menurutnya, pekerja migran yang sakit ditangani langsung oleh KJRI dan dirujuk ke rumah sakit, sementara yang sehat ditempatkan di shelter kedutaan atau konsulat.
Kabar baik datang dari sisi administrasi: paspor Lanti telah selesai diproses. Jika hasil observasi medis menunjukkan perbaikan signifikan, Lanti berpeluang segera dipulangkan ke Tanah Air.
“Kalau hasil observasi membaik, bisa langsung pulang, tidak lama lagi,” beber Rangga.
Pihak imigrasi China juga disebut telah menyiapkan visa sementara sebagai syarat kepulangan, berlaku sekitar satu minggu.






