KABUPATEN SUKABUMI

Pegawai TPI Dermaga Palabuhanratu Sukabumi Temukan Kukang Gelantung di Kabel

×

Pegawai TPI Dermaga Palabuhanratu Sukabumi Temukan Kukang Gelantung di Kabel

Sebarkan artikel ini
Kukang yang diamankan pegawai di TPI Dermaga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi
HEWAN DILINDUNGI : Kukang yang diamankan pegawai di TPI Dermaga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi sebelum diserahkan ke KSDA.

SUKABUMI — Seorang pegawai di TPI Dermaga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dikejutkan dengan penemuan seekor Kukang bergelantung di kabel listrik di area sekitar dermaga Palabuhanratu.

Asep Sugiana Pengawas Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan pertama kali menemukan hewan Kukang bergelantung di kabel listrik sekitar Rabu, (19/10) sekitar pukul 20.00 Wib, Ia mengaku saat pertama kali melihat hewan dilindungi itu sempat terkejut, namun sudah mengira itu merupakan Kukang.

Bank bjb Tandamata

“Saya melihat dan ternyata betul ada kukang bergelantungan di atas kabel, karena tahu, diamankan dan alhamdullilah pagi tadi saya melaporkan ke BKSDA,” ungkap Asep. Kamis, (20/10).

Ditegaskan Asep, sudah lama bekerja sebagai pengawas perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan di TPI Dermaga Palabuhanratu dan baru pertama melihat Kukang bergelantungan di kabel listrik di area dermaga Palabuhanratu, untuk itu Ia merasa heran, sehingga saat menemukan itu langsung mencari informasi ke warga sekitar namun tidak ada yang memelihara ataupun menjadi pemilik.

“Kami tidak tahu kenapa ada disini, kan Kukang di alam ya disini kan dermaga, Ini kita juga cari cari ke temen temen apakah ini ada yang memelihara, mereka tidak ada yang mengaku pernah memelihara Kukang,” jelasnya.

“Baru kali ini, jadi temen temen nelayan merasa aneh, ko ada kukang di sekitar sini, tetapi mereka juga tidak tahu dan tidak ada yang mengenal bahwa Kukang ini ada di sini,” sambungnya.

Masih kata Asep, saat melihat dan setelah mencari informasi keberadaan pemilik Kukang tersebut, namun tidak ada yang mengetahui langsung mengamankan dan mengevakuasiny dengan menggunakan karung.

“Pakai karung, karena tahu bahwa Kukang ini sangat berbahaya katanya informasinya, makanya membawa kukang itu untuk diamankan pake karung dan dimasukan untuk diamankan, ukurannya mungkin sekitar 30 – 40 cm,” terangnya.

“Kami langsung menghubungi petugas dari BKSDA dan kami serahkan karena ini katanya hewan dilindungi,” imbuhnya.

Sementara Isep Mukti Miharja kepala Resort KSDA Sukabumi sebelum mengamankan Kukang yang berhasil dievakuasi petugas perikanan dermaga Palabuhanratu sebelumnya mendapat informasi dari kepala bidang KSDA Bogor yang menginformasikan bahwa kabag Sumberdaya alam yang bekerja di Sekretariat Daerah menyatakan bahwa di Palabuhanratu ada penemuan Kukang, kemudian Ia menghubunginya dan mendapat informasinya dari petugas perikanan.

“Memang sesegara mungkin harus di evakuasi, ya seperti SOP kita siapkan peralatannya untuk dibawa dan dilepasliarkan kembali,” timpalnya.

“Kita mendapat laporan melalui telpon, diceritakan pelapor bahwa Kukang itu ditemukan di Dermaga di kabel listrik, seelah jelas, kita sambangi dan dibawa akan dilepas liarkan di Cagar Alam Sukawayana,” katanya.

Diterangkan Isep, hingga saat ini belum diketahui dari mana asal Kukang tersebut, karena hal itu diperlukan penelusuran lebih lanjut, namun begitu menurutnya berdasarkan penglihatan sekilas hewan tersebut diduga bukan peliharaan, pasalnya dua taring yang ada pada hewan tersebut masih utuh.

“Kita juga belum tahu ini dari mana, hanya kalau menganalogikan dengan kawasan memang jauh juga dari kawasan, tapi kita tidak tahu, karena memang dari pengalaman beberapa tempat ada yang selalu bergelantungan di kabel, mungkin kabel itu hangat, itu kejadian juga di Garut, gunung sawah, dan banyak juga kejadian yang mati,” terangnya.