PALABUHANRATU – Dalam upaya menjaga kelestarikan budaya lokal di kabupaten Sukabumi, Paguyuban Padjajaran Anyar tampilkan gelar budaya di area lapang cangehgar, kelurahan/ kecamatan Palabuhanratu.
Kegiatan gelar budaya yang menampilkan kebudayaan kebudayaan lokal kabupaten Sukabumi ini digelar Paguyuban Padjajaran Anyar dalam rangka milangkala ke 6 tahun berdirinya disaksikan antusias masyarakat dan berlangsung dengan meriah.
Abah Firman Hidayat ketua Paguyuban Padjajaran Anyar mengaku bangga dan mengapresiasi antusias masyarakat menyaksikan pagelaran budaya dalam rangka milangkala payuban yang ke 6 tahun berdiri.
“Alhamdulillah, gelar budaya milangkala ke-6 Paguyuban Padjadjaran Palabuhanratu, ini diisi berbagai acara mulai dari upacara adat, debus, tarawangsa, ada tradisi angklung buhun, banyak pokoknya,” ujar Abah Firman.
“Yang hadir pun selain masyarakat juga ada yang dari paguyuban paguyuban dari Banyumas, Bandung, kasepuhan Neglarasi Banten, banyak pokoknya,” imbuhnya.
Melihat antusias dari para peserta dab masyarakat hadir menyaksikan pagelaran budaya dalam milangkala ke 6 tahun paguyuban padjajaran anyar, Abah Firman berharap di tahun yang akan datang dengan acara dan kegiatan yang sama lebih meriah.
“Momen hari ini semua dinas diundang, pariwisata, Disbudpora, Bupati, tapi yang hadir hari ini dari kelurahan, kesbangpol, tapi dari Disbudpora dan bupati pak Marwan tidak ada tidak bisa hadir,” terangnga.
“Intinya tidak ada respon bupati, seharusnya itu merespon karena ini mencakup marwah Sukabumi karena paguyuban paguyuban, perguruan dari mana mana datang,” sambungnya.
Firman juga berharap untuk tahun depan dukungan dari pemerintah khususnya kabupaten Sukabumi dapat terus mensuport para paguyuban yang telah berusaha melestarikan kebudayaan di kabupaten Sukabumi.
“Iya kita ingin suport dalam segala hal, atau di anggarkan dari pemerintah untuk kegiatan setiap tahun sekali untuk kegiatan seperti ini, terutama Paguyuban Padjadjaran Anyar,” terangnya.
“Ini adalah tugas kita bersama untuk menjaga marwah budaya Sukabumi, dan kita akan terus berjuang untuk itu,” pungkasnya.(Ndi)






