BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Masuk GSI Dibandrol Rp10 Juta

CIKEMBAR – PT Glostar Indonesia (GSI) kembali menjadi sorotan dan buah bibir masyarakat Sukabumi. Bukan karena aksi sosial, melainkan karena adanya oknum tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan para pencari kerja untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Rencananya hari ini, para korban akan melaporkan insiden ini ke Polsek Cikembar.

Seperti diketahui, dugaan adanya praktik pungutan liar (Pungli) di pabrik yang memproduksi sepatu ini bukan pertama kali ini saja terjadi kepada masyarakat yang ingin bekerja.

Melainkan sudah berlangsung beberapa bulan bahkan menahun. Upaya Pemda Kabupaten Sukabumi dalam mengatasi persoalan ini pun sepertinya belum jitu. Praktik Pungli kepada masyarakat masih saja terjadi hingga saat ini.

Seperti halnya yang diluahkan oleh salah seorang pencari kerja di media sosial dengan akun Anjar Arifin. Ia mengaku menjadi korban oknum yang tidak bertanggungjawab. Tak tanggung-tanggung, ia diminta uang sebesar Rp10 juta agar bisa bekerja di GSI.

“Tolong dong buat kepolisian sukabumi bantu kami yang kena tipu orang ini dengan alasan mau masukin kerja di PT GSI Cikembar dan harus bayar 1 orang 10 jt. Saya dan teman saya kena tipu Rp 20 jt.. bukan lagi korban yang lain nyah. Sekian terimakasih saya mohon bantuan nya,” tulis akun Anjar Arifin.

Selain meminta tolong kepada aparat kepolisian, Anjar pun mengingatkan para netizen yang ada di group media sosial agar hati-hati terhadap pria yang ia posting fotonya yang diduga kuat sebagai pelaku pungutan liar.

Ia tak ingin ada lagi pencari kerja yang menjadi korban. “Hati2 dengan orang ini takutnya ada korban2 berikutnya,” tutup status Anjar yang disertai foto pria berbadan kurus.

Karena statusnya itu, netizen pun langsung tercuri perhatiannya. Banyak netizen yang mengaku jadi korban dan meminta aparat penegak hukum serta Pemda Kabupaten Sukabumi agar serius menangani persoalan ini.

1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button