KABUPATEN SUKABUMI

Kunjungan ke Sukabumi, Wakas KSP Pastikan Sekolah Rakyat Siap Jadi Harapan Baru

×

Kunjungan ke Sukabumi, Wakas KSP Pastikan Sekolah Rakyat Siap Jadi Harapan Baru

Sebarkan artikel ini
DITINJAU: Waka KSP Muhammad Qodari bersama jajaranya, saat meninjau program Sekolah Rakyat di Sentra Phalamartha, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (4/6).
DITINJAU: Waka KSP Muhammad Qodari bersama jajaranya, saat meninjau program Sekolah Rakyat di Sentra Phalamartha, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (4/6).

SUKABUMI —  Wakil Kepala Staf Kepresidenan (Waka KSP), Muhammad Qodari, melakukan kunjungan kerja ke Sentra Phalamartha, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (4/6). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan fasilitas calon Sekolah Rakyat yang akan diselenggarakan di lokasi tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, Muhammad Qodari bersama sejumlah pejabat penting, telah melihat langsung berbagai fasilitas yang akan digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar. Fasilitas tersebut mencakup asrama putra dan putri, ruang kelas, laboratorium, masjid, UKS, serta lapangan olahraga.

Bank bjb Tandamata

“Alhamdulillah, secara keseluruhan tempat ini sangat bagus, bersih, dan terawat. Dengan kondisi seperti ini, insyaallah proses belajar mengajar akan berjalan baik dan menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak kita,” kata Qodari pada Rabu (04/06).

Ia juga menekankan, bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata transformasi sosial bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, khususnya dari desil 1 dan desil 2 (kelompok ekonomi terbawah). Program ini, menurutnya, menjadi bagian dari inisiatif Kementerian Sosial.

“Anak-anak dari keluarga yang tadinya jangankan sekolah, untuk makan saja sulit, kini tidak perlu khawatir lagi. Sekolah ini gratis, seragam diberikan, sepatu disediakan, bahkan laptop juga disiapkan. Ini program yang menurut saya ajaib,” paparnya.

Ia menambahkan, dalam semalam, kehidupan anak-anak dari keluarga kurang beruntung bisa berubah drastis. “Dari desil 1 bisa menjadi seperti desil 10, seperti anak-anak dari keluarga mampu yang tidak perlu lagi memikirkan kebutuhan dasar untuk sekolah,” katanya.

Qodari juga memberikan motivasi kepada para calon siswa dan keluarganya agar semangat dan terus berdoa. “Sekarang tugas kalian tinggal satu: semangat belajar dan banyak berdoa. Semua sudah disiapkan oleh negara,” ujarnya.