“Menurut Saya data (penerima) bantuan BLT-DD ini sebenarnya yang paling ok, karena mulai dari perencanaan, musyawarah hingga penentuan keputusan mereka yang lakukan, jadi mereka tahu keseharian (penerima) sehingga faktual,” sebutnya.
Sugito memastikan upaya percepatan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19. Terutama, persoalan dampak perekonomiannya akibat PPKM dan lainnya.
“Dalam situasi ini kita harus melakukan akrobat dalam menangani semua permasalahan ini,” ujar Sugito.
Menurutnya, dengan PPKM Darurat atau PPKM level empat ini tentu banyak sekali yang terdampak, sehingga dimungkinkan ada perluasan-perluasan, sehingga pihaknya membuka ruang dan dikembalikan kembali pada musyawarah Desa untuk menentukan siapa yang secara objektif layak menerima bantuan.
“Memang banyak kepala desa yang menyampaikan aspirasinya karena jumlah bantuan kurang, karena banyak masyarakat yang terdampak,” tutupnya.
Kepala Desa Nagrak Utara, Basroh Ramdansyah menyebut agenda penyaluran BLT-DD kali ini merupakan tahap kelima pencairan bantuan kepada warganya.
“BLT DD ini kita salurkan dengan fokus utama bagi perempuan yang menjadi kepala keluarga itu prioritas kita di masa pandemi saat ini,”
Masih kata Basroh, terdapat 161 Kepala Keluarga penerima bantuan BLT – DD di Desa Nagrak Utara, hingga tahap kelima penyaluran bantuan Pihaknya mengaku tidak menemukan kendala yang dihadapi.
“Terkait kendala dalam penyaluran hingga saat ini alhamdulilah belum kita temukan.” pungkasnya. (upi/d)






