Dijelaskan Faiz, sebelum membubarkan diri para mahasiswa sempat memasang spanduk dipintu gerbang dengan menulis DPRD Kabupaten Sukabumi dijual, hal itu sebagai bentuk protes karena seluruh anggota DPRD tidak hadir menemui massa.
“Kebetulan teman teman sudah bersepakat ketika hari ini tidak bisa menghadirkan seluruh anggota DPRD maka kita melakukan segel gerbang DPrD kabupaten Sukabumi, ketika gerbang ini dibuka maka kita akan melanjutkan aksi lanjutan dengan massa lebih besar dan banyak dari hari ini,” terangnya.
“Kita telah melakukan kordinasi dengan temen temen yang telah melakukan aksi kemarin dan kita hari ini HMI telah melaksanakan aksi di Kabupaten, kita sudah bermusyawarah kemarin dan hari ini tidak ada tindakan memuaskan kepada seluruh rakyat Indonesia khusus HMI maka kami deklarasikan akan melkukan aksi yang lebih besar dari hari ini,” tandasnya. (Cr2/d).






