Ditempat terpisah, Kepala Stasiun Klimatologi Bogor, Budi Suhardi mengungkapkan, wilayah Indonesia memang rentan terhadap bencana alam, termasuk di Kabupaten Sukabumi. Dari berbagai bencana alam, siang itupada kesempatan tersebut, Budi lebih menyoroti terhadap potensi gempa bumi.
Pasalnya, tidak hanya di Lombok, Kabupaten Sukabumi juga memiliki potensi yang sama dan masyarakat Kabupaten Sukabumi sering merasakan gempa bumi.
Menurut Budi, potensi gempa bumi di Jawa Barat terjadi karena di wilayah ini terdapat tiga sesar, yaitu Sesar Lembang, Sesar Cimandiri, Sesar Baribis, dan Sesar Garsela. Walau pengetahuan terus berkembang, sampai sekarang para ilmuwan belum bisa memprediksi secara tepat waktu dan lokasi terjadinya gempa bumi.
Menurut, Budi, yang terpenting dilakukan adalah menyiapkan mitigasi bencana, jalur evakuasi, hingga titik kumpul apabila terjadi bencana untuk mengurangi resiko bencana.
Budi juga meminta, masyarakat tidak percaya informasi berita bohong atau hoax terkait bencana. “Jangan langsung menyalahkan pihak-pihak tertentu saat gempa bumi, tunggu informasi dari BMKG. BMKG memiliki kemampuan untuk menyampaikan informasi kejadian gempa bumi secara cepat dan akurat,” pungkas dia.(*/cr16/d)





