CIKEMBAR – Nasib nahas menimpa, Ibrahim (50), warga Kampung Neglasari, RT 2/8, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar. Ia ditemukan tewas di kebun singkong oleh warga sekitar, kemarin (28/2).
Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, korban ditemukan tewas dalam posisi terlentang, tepatnya di bawah pohon pisang ini. Diduga kuat, Ibrahim meregang nyawa karena tersengat aliran listrik pada jaringan Saluran Udara Tegangan Eksra Tinggi (SUTET).
Kapolsek Cikembar, AKP I Djubaedi mengatakan, sebelum ditemukan tewas, korban pada Selasa (27/2) sekira pukul 15.00 WIB, berangkat dari rumahnya dengan membawa cangkul untuk pergi ke kebun. Sampai pukul 18.00 WIB, korban tak kunjung pulang. Sehingga, isteri korban yang diketahui bernama Nenti (41) merasa khawatir. Karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka keluarga korban langsung melaporkan hal tersebut kepada ketua RT setempat
. “Setelah itu, warga bersama keluarga korban langsung melakukan pencarian. Tepat pada pukul 19.30 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa,” jelas I Djubaedi saat disambangi Radar Sukabumi, di Mako Polsek Cikembar.
Korban ditemukan warga bersama keluarganya dalam kondisi tidak bernyawa dengan menggunakan kaos pendek biru dongker dan celana training panjang. “Kuat dugaan, korban meninggal karena tersengat aliran pada SUTET. Sebab, saat ditemukan lokasi korban berada sekitar 3 meter dengan bangunan jaringan SUTET. Apalagi, saat korban berada di kebun kondisi cuacanya sangat ekstrim. Selain, hujan lebat juga banyak sambaran petir,” bebernya.



