KABUPATEN SUKABUMI

Jaringan SUTET Makan Korban

×

Jaringan SUTET Makan Korban

Sebarkan artikel ini

Saat polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ujar I Djibaedi, anggota Polsek Cikembar didampingi dokter dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cikembar tidak menemukan luka di sekujur tubuhnya atau luka apapun akibat penganiayaan. Namun, saat Polsek Cikembar hendak membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi untuk diotopsi, keluarga korban menolaknya.

“Untuk memastikan kematian korban, kami menyarankan pihak kelurga korban untuk melakukan otopsi. Namun keluarga menolaknya dengan alasan seluruh keluarga korban dapat menerima perihal kematian Ibrahim. Untuk itu, korban pun langsung dikebumikan,” tandasnya.

Bank bjb Tandamata

Sementara itu, Kepala Desa Bojongraharja Sudarmat menjelaskan, korban yang kesehariannya bekerja mengelola kebun dan kostan milik orang Jakarta itu, tewas dalam kondisi tergeletak di kebun yang lokasinya berada di bawah jaringan SUTET. “Kami menduga korban meninggal karena jaringan SUTET.

Selain itu, warga juga ada yang berasumsi bahwa kematian korban karena sarangan jantung. Lantaran, saat korban tengah berada di kebun, cuacanya tengah hujan lebat disertai petir. Besar kemungkinan, korban kaget karena mendengar suara petir. Tetapi, berdasarkan laporan dari pihak kepolisian, Ibrahim ini meninggal karena saluran SUTET,” pungkasnya. (cr13)