Ia menilai budaya memiliki potensi besar sebagai daya tarik pariwisata sekaligus penguat identitas daerah.
“Kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan dikembangkan. Budaya jangan hanya hadir saat seremoni, tetapi harus menjadi bagian dari keseharian masyarakat, terutama generasi muda nelayan,” tambahnya.
Menurutnya, pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya Disbudpora, tetapi seluruh lapisan masyarakat harus turut serta dalam menjaga kekayaan budaya sebagai warisan tak ternilai.
“Dengan budaya yang kuat, kita bisa membangun Sukabumi yang lebih berkarakter, tangguh, dan berdaya saing,” tutupnya. (ndi/d)





