SUKABUMI – Sebuah video berdurasi 30 detik yang memperlihatkan seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cirumput, Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mengalami luka pada jari tangannya viral di media sosial.
Insiden yang terjadi Senin (06/03) pagi itu terjadi saat siswi memegang wadah nasi (food tray) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala MI Cirumput, M. Ruslan Fahrul, menegaskan pihak sekolah telah melakukan penanganan medis cepat dan persoalan diselesaikan secara kekeluargaan.
“Video yang beredar awalnya dibuat untuk pelaporan internal kepada pihak dapur karena luka cukup mengeluarkan darah,” jelasnya, Selasa (07/04).
Berdasarkan catatan madrasah, insiden teknis wadah makanan sebelumnya pernah terjadi empat kali, namun hanya berupa goresan kecil sehingga ditangani internal. Ruslan mengakui sempat terjadi kesalahpahaman dengan orang tua siswa akibat miss-communication, namun pihak sekolah sudah meminta maaf dan memperkuat koordinasi agar program MBG berjalan lebih aman.
Orang tua siswi, Ujang Roji (47), menyatakan pihak keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan tidak melayangkan tuntutan hukum.
“Awalnya kami syok, tapi setelah ada komunikasi yang difasilitasi sekolah dengan pihak dapur, masalah bisa terselesaikan dengan baik,” ujarnya. Ujang mengapresiasi langkah cepat sekolah dan tim dapur yang mendatangi kediaman keluarga untuk merespons situasi.





