“Ibarat keluarga yang kehilangan bapaknya. Pembangunan diberbagai bidang setelah Kades terdahulu tersandung perkara korupsi jadi tersendat. Maka dari itu, semangat dari masyarakat cukup bagus,” terangnya.
Wandi Wantina Suwandi, salah seorang bakal calon mengungkapkan, sebagai putera daerah dirinya merasa terpanggil untuk mengikuti kompetisi itu.
Menurutnya, roda pemerintahan dan juga program pembangunan diberbagai bidang tidak berjalan baik setelah kepala desa terdahulu tersandung hukum.
“Tentunya saya sebagai warga merasa terpanggil untuk ikut andil memperbaiki citra Desa Tenjojaya. Walaupun hanya tinggal satu tahun masa jabatan, saya meyikini jika pemerintahan dijalankan dengan baik akan berdampak pada pembangunan yang sesuai harapan masyarakat,” ungkapnya.
Persoalan terpilih atau tidaknya, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada panitia dan masyarakat. Karena seluruh bakal calon merupakan kader terbaik yang dimiliki Desa Tenjojaya.
“Siapapun yang terpilih, tentunya kami akan mendukung penuh berbagai program dan kegiatan demi kemajuan Desa Tenjojaya,” tandasnya.


