Hal ini ia yakini, meskipun kemarau melanda desanya, pasokan air bersih bagi warga akan tetap terpenuhi. “Berharapnya demikian. Supaya tidak ada lagi warga yang merasa kesulitan mendapatkan air bersih,” pungkasnya.
Salah seorang warga Kampung Sinarmuda, Sudah (52) mengaku, setiap hari ia bersama warga lainnya secara bersamaan mengambil air ke Sungai Cijulang dan Sungai Cicurug.
Di sana, semua warga harus antre demi mendapatkan satu atau dua ember air bersih. “Mau bagaimana lagi, kalau tidak seperti ini kami tidak akan dapat air untuk kebutuhan sehari-hari. Sumur-sumur kami sekarang kondisinya kering,” timpalnya.
Untuk itu, ia dan warga lainnya mengaku membutuhkan bantuan air bersih. Keadaan warga benar-benar memprihatinkan, karena tiap hari harus mencari air.
“Kami meminta kepada pemerintah agar segera memberikan bantuan untuk kebutuhan air besih. Kami sangat kesulitan dengan kondisi ini,” pungkasnya.
(cr13/d)





