DPRD Kabupaten Sukabumi

DPRD Kabupaten Sukabumi dan Pemda Sepakati RAPBD 2025 Sebesar 4,4 triliun

×

DPRD Kabupaten Sukabumi dan Pemda Sepakati RAPBD 2025 Sebesar 4,4 triliun

Sebarkan artikel ini
Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi
Suasana rapat paripurna DPRD dan Pemda bahas RAPBD tahun 2025.

PALABUHANRATU – DPRD Kabupaten Sukabumi bersama pemerintah daerah kembali melaksanakan rapat paripurna dengan pembahasan RAPBD Tahun 2025 di aula rapat jalan komplek perkantoran jajaway Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. Kamis, (24/10).

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan rapat paripurna kali ini tidak hanya membahas tentang RAPBD tahun anggaran 2025 namun juga membahas hasil evaluasi gubernur terkait anggaran perubahan tahun 2024.

Bank bjb Tandamata

“Paripurna hari ini kita ada dua agenda, pertama tentang hasil evaluasi gubernur anggaran perubahan tahun 2024 sudah kita selesai dan mudah mudahan bisa segera di perbup kan,” ujar Budi.

“Tadi juga kita memparipurnakan untuk RAPBD untuk 2025, sudah hari ini kita paripurnakan, mudah mudahan secepatnya pemerintah daerah menyampaikan ke gubernur untuk mendapatkan evaluasi,” imbuhnya.

Adapun besaran anggaran RAPBD tahun 2025 yang sudah disepakati yakni 4,4 Triliun, namun kata Budi Azhar hal itu bukan pagu yang telah ditetapkan, bisa saja nantinya berubah sesuai dengan hasil evaluasi gubernur.

“Sementara kita sepakati dari pemerintah daerah ini baru RAPBD ya, jangan sampai salah lagi, inikan baru asumsi, awal RAPBD kita disepakati sekitar 4,4 triliun,” jelasnya.

“Secara teknis nanti catatannya ada, tetapi pada intinya nanti juga akan di evaluasi gubernur, apakah ada asumsi yang bertambah, berkurang dan sebagainya disesuaikan dengan peraturan perundang undangan yang ada dari hasil PAD dan pendapatan pendapatan yang akan masuk ke kabupaten Sukabumi,” ucapnya.

Dilokasi yang sama Bupati Sukabumi Marwan Hamami menegaskan, anggaran perubahan tahun 2024 telah di evaluasi gubernur jabar, sehingga hari ini ditetapkan bersama DPRD, dan ada beberapa pemotongan dari yang telah disepakati.

Hari ini penetapan untuk anggaran perubahan tahun 2024, dan juga evaluasi, sehingga terlihat hari ini kita ada pemotongan, tapi kita tidak harus merubah frame secara keseluruhan tapi kita nanti,” timpalnya.

Marwan mencontohkan anggaran untuk infrastruktur jalan awalnya diasumsikan bisa terbangun satu kilo meter, kemudian karena semua wilayah harus terakomodir sehingga jalan tersebut bisa terbangun 75 persen.
“Nah menyesuaikannya disitu, kalau dihilangkan mereka sudah tau dilapangan, inilah penyesuaian dari posisi ini seperti itu,” terangnya.

“Kemudian tadi juga penyampian perencanaan anggaran tahun 2025, sudah di sepakati, tinggal diserahkan ke gubernur untuk dievaluasi, apa dipotong apa ditambah, kita lihat saja nanti lebih jelasnya,” tandasnya. (Ndi)