KABUPATEN SUKABUMI

Ditinggal Pergi, Rumah Warga Jompo di Kebonpedes Terbakar

×

Ditinggal Pergi, Rumah Warga Jompo di Kebonpedes Terbakar

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Sukabumi. Kali ini, rumah jompo milik Mak Pilah (60) asal warga Kampung Ranji Kaler, RT 03/8, Desa/Kecamatan Kebonpedes, hangus dilalap si jago merah, Kamis (30/7).

Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat kebakaran ini korban bencana kebakaran itu, mengalami kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Bank bjb Tandamata

Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani mengatakan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB ini, api diduga kuat berasal dari tungku api tempat memasak. Lantaran, saat kejadian banyak warga yang merupakan tetangga korban melihat api pertama menyala di bagian dapur milik korban.

“Saat kejadian kebakaran, pemilik rumah sedang berada di rumah tetangganya. Beruntung, saat api menjalar di bagian dapur rumah korban, warga banyak yang melihat. Sehingga mereka langsung siap memadamkan api dengan peralatan seadanya,” kata Dadan kepada Radar Sukabumi, Kamis (30/7).

Setelah mengetahui kejadian ini, pihaknya langsung meninjau ke lokasi kejadian dan membantu berupaya membersihkan material bangunan rumah korban yang terbakar. “Api cepat menjalar bangunan rumah korban. Karena terbuat dari material terbakar,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, setelah meninjau ke lokasi kejadian pemerintah desa melalui pemerintah kecamatan akan segera mengajukan kepada pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukabumi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, bantuan itu dapat segera datang untuk meringankan beban korban benana kebakaran ini,” paparnya.

Sementara itu, Camat Kebonpedes Ali Iskandar menjelaskan, pihaknya membenarkan soal kebakaran rumah milik jompo itu.

“Akibat kebakaran ini, menimbulkan sebagian rumah hangus, surat dan kartu penting seperti KTP, KK, KIS dan lainnya ikut terbakar,” katanya.

Meski tidak menelan korban jiwa, namun pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian material ditaksir mencapai Rp50 juta. “Sekarang Mak Piah masih tinggal di rumah tersebut, karena ada bagian yang tidak terbakar,” pungkasnya. (Den/rs)