“Alhamdulilah kemarin ada bantuan subsidi pemasangan air bersih dari PDAM dengan membayar Rp130 ribu dan kita gratis air bersih selama dua bulan.
Namun, yang jadi masalah PDAM-nya sendiri ngambil airnya dari mata air yang bersumber di wilayah kita juga. Jadi ada keterbatasan untuk PDAM sendiri. Sehingga air bersih yang dipergunakan paling ada waktu pagi dan sore saja,” bebernya.
Untuk itu, Pemerintah Desa Titisan berharap kepada semua perusahaan yang ada di wilayah Desa Titisan agar dapat berpartisipasi terkait kondisi air bersih yang saat ini sulit didapatkan oleh warganya.
“Iya, mudah-mudahan nanti ada solusinya yang baik agar warga kami tidak lagi mengalami krisis air bersih secara bekepanjangan,” pungkasnya. (Den/t)






